Belum punya akun? Register / Login

Siswa SMA IT Al Irsyad Bedah 15 Rumah

SMA IT Al Irsyad Purwokerto kembali menggelar Benah Kampung. Tidak tanggung-tanggung ada 15 rumah yang dibedah. Tidak hanya itu, ada pula pengajian akbar, pengobatan gratis, pembagian sembako, bazar dan membantu mengajar di SD setempat yang semuanya di lokasi Grumbul Gebangsari, Desa Taman Sari, Kecamatan Cilongok.

Kegiatan yang berlangsung 4 hari ini bekerjasama dengan Lazis Mafaza Purwokerto dan masyarakat Gebangsari. Dana yang dihimpun pun berasal dari infaq para siswa dan wali murid SMA IT Al Irsyad, juga dari infaq masayarakat Banyumas yang menitipkannya ke Lazis Mafaza Purwokerto.

Tidak kurang ada 260 siswa dari kelas 10 dan 11 yang secara aktif mengikuti acara ini. Siswa putra bahkan langsung memulai bedah rumah sejak hari pertama dan menginap di masjid Al Hajar atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Batu.

Para siswa tidak sendirian saat membedah rumah, karena Lazis mafaza menyiapkan seorang tukang pada setiap rumah sebagai pemandu dan pengarah aktifitas siswa. Termasuk didukung pula oleh para sukarelawan dari warga setempat.

Salah satu rumah ketika sedang dibongkar

“Kegiatan ini merupakan salah satu metode pendidikan akhlak. Dimana kami membiasakan anak untuk ikut serta membantu masyarakat baik berupa tanggap bencana maupun santunan kepada masyarakat kurang mampu. Dan dalam Benah Kampung ini siswa diajak untuk mengalami langsung hidup bersama masyarakat yang sedang dibantu, sehingga ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk membangun empati siswa” ungkap Rofik Anhar, S.Pd.I, wakil kepala SMA IT Al Irsyad Purwokerto.

Kegiatan selain bedah rumah dan membantu mengajar diselenggarakan pada Rabu, 19 Maret 2014. Hadir dalam acara ini, Bpk. Purwadi, Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, didampingi Bpk. Sodikun, Ketua Harian LPP Al Irsyad Purwokerto, dan Bpk. Burhan, Kepala Desa Tamansari.

Pengajian Akbar bersama KH. Abror diikuti oleh banyak warga, apalagi setelah itu digelar pengobatan gratis, bazar, dan pembagian sembako. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan bahkan bersedia meninjau beberapa lokasi bedah rumah. Meskipun harus berjalan kaki melewati jalan tanah setapak yang licin dan cukup jauh.

“Beginilah pendidikan yang semestinya, tidak hanya membuat anak pintar namun juga melahirkan generasi yang bermanfaat bagi masyarakat” komentar Bpk. Purwadi saat menyaksikan satu kelompok siswa SMA IT Al Irsyad sedang memadatkan tanah lantai rumah sebelum dipelester.

Uniknya, sebagian siswa bahkan mengajukan diri untuk menuntaskan pembangunan beberapa rumah yang belum selesai, “Alhamdulillah, sepertinya kita bisa menyaksikan wujud kepedulian para siswa dalam acara ini, khususnya pada para siswa yang bersedia secara sukarela melanjutkan bedah rumah sampai selesai” tambah Rofik Anhar bangga.


Ditulis oleh Admin 2014-03-20 14:42:24

Artikel Terkait